Rabu, 10 April 2013

Teater KaliYuga

 
Teater Kaliyuga berdiri pada tanggal 24 April 2010 di Bogor. Nama KaliYuga sendiri diambil dari bahasa sangskerta yang berarti akhir zaman. Menurut Bram, L. Gerung, pemimpin Teater KaliYuga, nama itu tidak dimaksudkan bahwa Teater KaliYuga muncul di zaman sekarang, yang sering dianggap sebagai zaman akhir peradaban, tapi lebih diibaratkan sebagai sebuah doa bahwa Teater KaliYuga akan terus bertahan hingga zaman manusia berakhir.


Teater Kaliyuga beranggotakan dari berbagai usia dan lapisan masyarakat. Dari usia remaja sampai dewasa. Dari perawat, pengajar, pelukis, penari, pemusik, pekerja fil, pelajar, dan sebagainya. Hingga tulisan ini dimuat, Teater KaliYuga sempat menampilkan produksi pertamanya yaitu “Dalam Balam-Balam: Sang Kala, Sang Pemimpi, dan Sang Zaman” yang dipentaskan di beberapa sekolah dan di Gedung Kesenian Kamuning Gading Kota Bogor pada bulan Maret 2012 dalam kegiatan Parade Teater Kampus Bogor.

Alamat: Jl. Cempaka no. 15 Bogor

Tempat Latihan: Gedung Kesenian Kamuning Gading Kota Bogor

Contact Person: Midha (0856 7547 594)

“Dongeng Emak”: Eksplorasi Teater Gading



Beberapa foto, catatan pertunjukan, serta penghargaan menjadi ucapan selamat datang bagi siapapun yang hendak menyaksikan pertunjukan Teater Gading SMAN 1 Leuwiliang di Gedung Kesenian Kamuning Gading, Sabtu 06 April 2013 kemarin. Sebuah pameran yang cukup mengejutkan bahwa ternyata, kelompok teater dari barat Bogor ini memiliki jam terbang yang cukup banyak dengan prestasi yang banyak pula. Perlu diketahui bahwa “Dongen Emak” merupakan produksi Teater Gading yang ke- 12 dan sempat dipentaskan sebelumnya di IPB.
Pertunjukan yang tadinya dijadwalkan empat kali itu, rupanya dipangkas menjadi tiga kali (pukul 13.00 wib, 16.00 wib, dan 19.00 wib). Penonton, yang didominasi pelajar SMU dan mahasiswa, secara bergantian menyaksikan lakon “Dongeng Emak” (fragmen dari lakon “Kapai-Kapai” karya Arifin C. Noer) yang dibawakan Teater Gading. Karena beberapa alasan, saya memilih jadwal terakhir. Toh, saya pikir sajiannya tidak akan jauh berbeda, meskipun belakangan saya baru tahu, bahwa masing-masing pertunjukan dimainkan oleh aktor yang berbeda.

Kamis, 28 Maret 2013

Semangat Berkarya Dalam Parade Teater Kampus Bogor 2012


Dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir, kelompok-kelompok teater di kampus tanpa henti menjalani proses kreatifnya, menghasilkan pementasan dan berbagai kegiatan kesenian yang bertujuan memberikan edukasi. Meskipun dalam perjalanan kreatifnya sering kali mereka mengalami berbagai macam rintangan, akan tetapi semangat beraktifitas dalam kreatifitas tetap mereka jaga sebagaimana mestinya.

Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B), memahami kondisi tersebut sebagai sesuatu yang positif; satu perjuangan yang dahsyat dalam menyampaikan kebaikan pada masyarakat. Oleh karena itu, DK3B berinisiatif merancang sekaligus melaksanakan sebuah program bernama “Parade Teater Kampus Bogor 2012”. Program ini merupakan respon DK3B atas perkembangan teater di lingkungan kampus. Selain itu DK3B bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, dalam hal ini mencoba berperan sebagai fasilitator sekaligus memberikan pembinaan kepada para kelompok teater kampus agar tetap menjadi bagian yang penting dalam membentuk masyarakat Bogor yang cerdas dan berbudaya.

Ketika Teater Bicara Soal Televisi



Buruknya perkembangan budaya televisi dan industri hiburan, rupanya tidak luput dari perhatian para seniman kampus. Seperti yang terlihat pada pementasan drama “Warung Kopi Panas” yang dimainkan Teater Karoeng FISIB Unpak dalam kegiatan Tawuran Topeng VII, 13-14 Desember 2012 kemarin. Dengan gaya permainan realis, sesuai dengan naskahnya, pertunjukan itu mendapat apresiasi yang baik dari para penonton, meskipun ada beberapa kesalahan yang sempat terjadi tanpa disadari. Drama berdurasi sekitar 30 menit itu bercerita tentang sebuah situasi di warung kopi milik Ibu Lela yang tiba-tiba menjadi panas setelah Dedi, seorang sutradara pertunjukan drama, tidak bisa menerima kritikan yang dilontarkan padanya.

Agenda Pertunjukan April 2013

06 April 2013
Produksi: Teater Gading SMAN 1 Leuwiliang, Kab. Bogor
Lakon: "Kapai-Kapai" (fragmen dari "Dongeng Emak")
Karya: Arifin C. Noer
Sutradara: Fahmi Reza
Jam: 10.00 wib, 13.00 wib, 16.00 wib, 19.00 wib
Lokasi: Gedung Kesenian Kamuning Gading Kota Bogor
HTM: Rp. 12.000,-

Roadshow Monolog "Kasir Kita"
Produksi: Teater Karoeng FISIB Universitas Pakuan Bogor
Lakon: "Kasir Kita" karya Arifin C. Noer
Sutradara: Nana Gemblong
Aktor: Dimas Acun
Lokasi dan Tanggal: Universitas Muhammadiyah Sukabumi, 13 April 2013 - Universitas Suryakencana Cianjur, 20 April 2013 - Gedung Kesenian Kamuning Gading, 27 April 2013
HTM: Rp. 10.000,-

Selasa, 26 Maret 2013

Salam

Blog ini saya buat untuk membantu melengkapi penyebaran informasi mengenai peristiwa teater di Bogor. Saya tidak akan membatasi apapun yang nanti ditampilan di sini, hanya sebatas pada tulisan saya saja. Justru saya lebih berharap ada orang lain yang akan membantu. Bagaimanapun, ini bukan pekerjaan yang bisa saya lakukan sendiri.
Sebetulnya ini ide sudah lama mendekam di kepala saya, hanya ada beberapa kendala yang menghambat. Hingga saat ini pun, sebenarnya kendala itu masih ada, tapi saya putuskan untuk mengenyampingkannya.
Saya tidak ingin bicara banyak, tapi semoga dalam Blog ini akan ada banyak hal bisa dibagikan.

Salam
Husni Mubarok
@ Facebook: Husni MubaBrok
schijo_noia@yahoo.com
site: www.husnimubabrok.wordpress.com