Blog ini dibuat untuk membagikan dan menyimpan dokumentasi dan informasi mengenai teater di wilayah Bogor
Kamis, 18 April 2013
Teater Karoeng FISIB Unpak Mempersembahkan Monolog "Kasir Kita"
Naskah ini mungkin bukan barang baru bagi mereka yang menyukai seni peran. Tingkat kesulitan dalam naskah ini adalah salah satu yang menjadikannya begitu menarik dan menantang. Di sisi lain, cerita yang disajikan pun masih relevan dengan apa yang ada di sekitar kita, yaitu seputar korupsi. Lalu bagaimanakah Dimas Hadi a.k.a Acun membawakan lakon ini sebagai aktor? Mari kita saksikan bersama. Kedatangan Anda adalah semangat Anda.
Rabu, 10 April 2013
Studi Teater Dipokersen
Sebagai komunitas kesenian (teater) di kota
Bogor, STD mencoba memasuki wilayah pengembangan yang tidak hanya
bersifat transformatif, karena memandang penting bahwa seni teater harus
mampu memberikan pencapaian nilai-nilai moral, baik bagi masyarakat
pendidikan pada khususnys maupun bagi masyarakat pada umumnya di kota
Bogor. Study Teater Dipokersen didirikan pada tahun 1987 yang berinduk di dalam Serikat Seniman Gelanggang Bogor (Dipokersen). Sebagai kelompok teater, STD mempunyai faham yang sangat kuat pada aliran Realisme (Realisme Konvensional), namun gaya Mime Teater kuat pula mempengaruhi karya-karya non realismenya (experimentalnya). Dalam perjalanan artistiknya selama hampir lebih dari dua dasawarsa itu, STD telah melahirkan beberapa produksi, baik itu yang bersifat drama realisme maupun yang non realisme.
Komunitas Seni Budaya Masyarakat Roempoet - Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor
Komunitas Seni Budaya Masyarakat Roempoet (KSB-MR) adalah salah satu
lembaga struktural di bawah naungan BEM Fakultas Kehutanan. Organisasi ini
bergerak di bidang seni terutama seni teater, namun di samping teater
ada juga seni rupa, tari, dan musik (modern, tradisional,
tarik suara). Keanggotaan KSB-MR berasal dari berbagai fakultas (lintas fakultas)
karena tidak ada pembatas dalam seni dan tidak menjadikan perbedaan sebagai
faktor pembatas. Keanggotaan KSB-MR bersifat paguyuban atau bersifat seumur
hidup. KSBMR memiliki tiga divisi, yaitu : Divisi
Kesekretariatan, Divisi Infokom, dan Divisi Minat Bakat yang dibagi lagi
menjadi empat sub-divisi (teater, rupa, tari, musik).
VISI
Memasyarakatkan
Seni dan Mensenikan Masyarakat Kampus, di Fahutan khususnya dan IPB pada
umumnya.
MISI
·
Menjadikan KSB-MR sebagai wadah dalam
berkesenian.
·
Menjadikan KSB-MR ‘merakyat’
·
Mewujudkan kesenian yang berpegang teguh pada
prinsip-prinsip etis.
·
Menjadikan seni sebagai bagian yang tak
terpisahkan dari kehidupan akademis.
Alamat: Wing Kanan
Balairung Rimbawan, Jl. Huni, Fakultas Kehutanan IPB, Darmaga - Bogor
16680
Email: masyarakat_roempoet@yahoo.com
/
Teater Jendela - Diploma IPB
Keluarga Teater Jendela berada di bawah
nauangan Diploma IPB, yang dicetuskan oleh angkatan 43 pada tanggal
16 Mei 2008. Kami adalah keluarga yang solid , selalu bahagia
dan bersama dalam suka dan duka . Kami masih dan akan selalu menuntut ilmu
tentang teater . Motto kami adalah "APA YANG TERJADI , TERJADILAH".
Alamat: Kampus Diploma Institut Pertanian
Bogor
Facebook: group Teater Jendela Diploma IPB
Teater Karoeng - Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Universitas Pakuan
Teater Karoeng adalah sebuah komunitas teater yang bernaung di Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Budaya (dulunya Fakultas Sastra) Universitas Pakuan, Bogor, yang bergerak di wilayah kesenian, khususnya seni pertunjukan. Benih Teater Karoeng sudah muncul sejak tahun 1999 (diawali dengan kelompok Most Crazy People). Baru pada sekitar tahun 2001 Teater Karoeng dijadikan nama kelompok itu. Teater Karoeng meresmikan keberadaannya pada tanggal 12 Juli 2003, dengan mengadakan sebuah pementasan tunggal pertama Teater Karoeng, “Tumirah Sang Mucikari” karya Seno Gumira Adjidarma.
Teater Karoeng berusaha untuk mewadahi berbagai potensi seni yang
dimiliki oleh setiap anggotanya. Tujuan itu pula yang menjadi dasar pemikiran
digunakannya nama karoeng (karung), yaitu sebuah wadah yang bisa menampung apa
saja. Dalam wilayah kesusastraan, misalnya, Teater Karoeng pernah meluncurkan
sebuah antologi puisi “Hentakan dari Jiwa” (2004) dan “Dunia Dalam Kata”
(2007). Disamping itu, Teater Karoeng juga sering mengadakan acara pembacaan
puisi, diskusi, dan lain-lain.
Beberapa produksi: "Tumirah Sang Mucikari" karya Seno Gumira Adjidarma,
sutradara Juniardi, produksi tahun 2003, dipentaskan di Auditorium Universitas
Pakuan. "The Curse of the Golden Flower” (Naskah adaptasi dari
Film dengan judul yang sama), sutradara Arif Rakhmanto, produksi tahun 2007,
dipentaskan di Auditorium Universitas Pakuan. "Enggak Sopan" (The Boor) Karya Anton Chekov, sutradara
Rudi “Bhodink” Ardiansyah, produksi tahun 2009, dipentaskan di Universitas
Pakuan, Universitas Djuanda, IPB, dan Gedung Kesenian Kemuning Gading. "Prodo Imitatio” monolog karya Arthur S. Nalan, sutradara
Ahmad “Aday” Dayari, produksi tahun 2010, dipentaskan di Anniversary Teater
Karoeng 2010, FKIP, dan Saseka. "Mentang-mentang dari New York” saduran oleh Noorca
Mahendra, sutradara Dimas “Acun” Hadi, dipentaskan dalam acara Parade Teater
Kampus Bogor di Gedung Kesenian Kemuning Gading, tahun 2012.
Selain mementaskan naskah yang sudah dikenal, Teater Karoeng juga
produktif dalam membuat dan mementaskan naskah karya anggotanya sendiri, diantaranya ialah: "Senja dalam Segelas Susu” karya Rudi “Bhodink”
Ardiansyah (Tawuran Topeng 2), "Lalu Entah” karya Husni “Brok” Mubarok (SMP BPK Penabur,
2004), "Tanabata Ne” adaptasi legeda Jepang oleh Husni “Brok”
Mubarok (SMK Wikrama 2005), "Waktu Luang” karya Endang “Nana Gemblong” Supriatna
(beberapa kali dipentaskan), "Malam Pengakuan” karya Dimas “Acun” Hadi (Tawuran Topeng
5), "Senandung Sampah” karya Ahmad “Aday” Dayari (Tawuran
Topeng 6),dan beberapa naskah lainnya.
Agenda Tahunan
(yang masih berjalan):
Tawuran Topeng. Dilaksanakan
sejak tahun 2005, Tawuran Topeng adalah sebuah pagelaran bersama yang biasanya
menampilkan apresiasi dari beberapa komunitas di Bogor dan sekitarnya. Selain
pertunjukan, ada juga workshop dengan tema berbeda setiap tahunnya.
PUSTAKAROENG (Pustaka Bulan
Puasa Teater Karoeng). Adalah sebuah perpustakaan umum yang dilaksanakan setiap
bulan puasa sejak tahun 2005. Buku-buku yang disajikan adalah buku-buku koleksi
pribadi dan sumbangan dari beberapa orang. Biasanya kegiatan ini digelar di
halaman Fakultas Sastra Unpak.
Alamat: Gedung Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Universitas Pakuan, Ciheuleut, Bogor
Facebook: group Teater Karoeng Universitas Pakuan Bogor
Sanggar Seni Teater Lentera - Universitas Djuanda
Seni adalah bahasa jiwa yang sempurna sebagai bentuk apresiasi nyata
yang mampu menyuarakan setiap gerak langkah jeritan nilai-nilai hidup manusia
dan budaya adalah bahasa kalbu yang murni keluar dari dalam jiwa para leluhur
kita sebagai simbol yang melambangkan bentuk hidup rukun dan saling menghargai
antar sesama. Sanggar Seni Teataer Lentera adalah salah satu wadah seni yang
mencoba mengangkat nilai-nilai seni dan budaya, yang didirikan pada tanggal 15
Mei 1996 di Kampus Universitas Djuanda
Bogor.
Visi
“ikut berperan serta dalam menumbuhkan kehidupan berkesenian
dilingkungan komunitas sebagai lingkungan kampus baik perorangan maupun
bersamaan (kolektif)”
Misi
Menjadikan organisasi SSTL sebagai wadah dan kantong yang bisa
menjembatani hasrat berkesenian mahasiswa khususnya dalam bidang seni teater
bagi para mahasiswa. SSTL diharapkan bukan sekedar kawah candra dimuka
melainkan sebagai barometer yang bisa melahirkan seniman-seniman teater yang
benar-benar memiliki nuansa dan wawasan berkesenian yang luas.
Mengapa Lentera ?
Laksana bayi yang baru lahir, setelah terbentuknya kesamaan tujuan
dengan kebetulan tekad masing-masing. Kita mencoba menamai komunitas seni
tersebut. Beragam nama pun ditawarkan mulai dari Teater I.r.H Djuanda, Teater
Puncak, Teater Hijau hingga Teater Lentera.
Setelah masing-masing mempresentasikan nama yang diajukan, barulah
pemulihan pun dilaksanakan dan nama Lentera lah yang mendapat dukungan suara
lebih dibandingkan nama-nama lainnya.
Tak urung dalam langkah berjalannya komunitas ini berbagai kendala
baik internal seperti SDM serta eksternal dalam hal ini birokrasi kampus harus
dijalani dan dihadapi dengan kesabaran dan lapang dada. Ditambah lagi,
komunitas ini keberadaanya masih dipandang sbeblah mata. Persoalan tersebut
lebih bermuara dari adanya pandangan yang sempit dalam melihat dan menilai
komunitas ini dibandingkan dengan komunitas atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
lainnya. Sehingga cap kumuh, gembel, dan tidak memiliki masa depan menjadi
“stempel yg terus menjadi pemicu dan pemacu kami untuk tetap eksis, berekspresi
dan berkarya semaksimal mungkin dengan berbekal dari potensi yang ada.
“Salam Seni dan Budaya”
Seribu berwajah satu
Satu berwajah seribu
Alamat:
Kampus Universitas Djuanda, Ciawi, Bogor
Facebook:
Sanggar Seni Teater Lentera
Teater Prabu
Sanggar Teater Prabu merupakan wahana berkarya
para pelaku seni kota Bogor yang tergabung dari berbagai kalangan seperti
pelajar, mahasiswa, bahkan ada juga yang sudah bekerja. Sebelum terbentuk nama
Prabu, sanggar yang terlahir dan hidup di ruang tradisi ini telah mengalami
metamorfosis dari tahun 2001 yang semula bernama Korejat. Pada tahun 2003 Korejat
berganti nama menjadi Lakon Group dan terus mengembangkan sayap kekaryaannya
hingga berhasil meraih medali emas Porsenida tingkat SLTA se-Jawa Barat di
bidang mendongeng. Memasuki tahun 2005 kembali berganti nama menjadi KSR
(Komunitas Seni Remaja). Berarmadakan siswa-siswi SMA, KSR lahir sebagai
ekstrakurikuler yang banyak mementaskan pertunjukan-pertunjukan seni di dalam
maupun luar sekolah. Drama Kabaret berjudul “Petualangan Cinta” menjadi karya
yang laris dipentaskan.
Seiring
perjalanannya KSR terus mengalami perkembangan pesat dan berganti nama menjadi
Teater Tumaritis (TETRIS) pada tahun 2007. Prestasi demi prestasi terus
ditorehkan oleh komunitas seni yang berdomisili di Bogor selatan ini. Prestasi
gemilang yang berhasil diraih diantaranya: Juara 1 lomba fragmen tingkat SMA
se-Kota Bogor dan maju ke tinggkat Provinsi mewakili Kota Bogor; Juara 2 lomba
dongeng tingkat SMA se-Kota Bogor; Juara 3 festival teater IPB tingkat SMA se-Kota
Bogor; Juara 1 Lomba Kabaret yang diselenggarakan IPB tingkat SMA se-Kota
Bogor. Selain berkontribusi besar dalam ranah prestasi, banyak pula naskah
teater dan kabaret yang telah digarap dan dipentaskan seperti naskah Kisah
Cinta dan Lain-Lain karya Arifin C. Noer, naskah Sendal Capit, naskah Juragan
Hajat, hingga
akhirnya setelah 4 tahun berkarya dengan almamater Tumaritis, komunitas yang pernah
terlibat dalam penggarapan ulang tahun Bogor ini akhirnya pada tahun 2011
membentuk sebuah Sanggar Independen yang
tidak lagi terbatas pada periode dan usia. Sanggar itu bernama Sanggar Teater
Prabu.
Ternyata
nama “Prabu” membawakan Revolusi besar dalam perkembangan karya-karya seni
kami. Pementasan perdana kami adalah naskah drama berjudul “Kabayan di Negeri
Romeo” karya Rosyid E. Abby dalam acara Gebyar Drama pendidikan yang
diselenggarakan di FKIP Universitas Pakuan. Serangkaian pertunjukan di acara-acara
akbar Kota Bogor menjadi ruang eksistensi kami di Masyarakat, hingga pada tahun
2012 kami dipercaya untuk mewakili Kota Bogor dalam ajang Festival Teater
se-Jawa Barat yang diselenggarakan Universitas Padjajaran dan berhasil membawa
pulang Tropi Gubernur dengan meraih Juara 1. Di Bawah pimpinan Dede Muchlis,
S.E. yang akrab disapa “Kakang Prabu”, Sanggar Teater Prabu berusaha untuk
terus berkreasi, berkarya dan bekerja penuh dedikasi demi menjaga tradisi.
Alamat Sanggar: Amplitheater Rancamaya : Rancamaya Rt 02/07 Kel. Rancamaya Kec. Bogor Selatan - Kota Bogor.
Contact Person: 08999573177Facebook: Teater Prabu
Langganan:
Postingan (Atom)



